Profil Emiten MBMA (PT Merdeka Battery Materials Tbk)

Jamey

06/05/2025

3
Min Read

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di sektor pertambangan dan pengolahan mineral strategis, khususnya nikel dan kobalt, yang merupakan bahan utama dalam produksi baterai kendaraan listrik (EV). Didirikan pada tahun 2019 dengan nama PT Hamparan Logistik Nusantara, perusahaan ini kemudian menjadi anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk dan berganti nama menjadi Merdeka Battery Materials.

Profil Perusahaan

  • Nama Perusahaan: PT Merdeka Battery Materials Tbk
  • Kode Saham: MBMA
  • Didirikan: 2019
  • Sektor: Material Dasar
  • Industri: Logam & Mineral Non-Primer
  • Jumlah Saham Beredar: ±108 miliar lembar
  • Kapitalisasi Pasar: ±Rp 48,81 triliun (per 5 Juni 2025)
  • ISIN: ID1000188303
  • Alamat Kantor Pusat: Treasury Tower, Lantai 67-68, District 8 SCBD Lot. 28, Jakarta Selatan 12910
  • Situs Web: https://merdekabattery.com

Struktur Kepemilikan

  • PT Merdeka Copper Gold Tbk: 50,04%
  • Huayong International HK Ltd: 7,55%
  • PT Alam Permai: 5,43%
  • Winato Kartono: 2,03%
  • Publik dan Lainnya: 34,95%

Dewan Komisaris dan Direksi

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Winato Kartono
  • Komisaris: Michael William P. Soeryadjaya, Didi Achjari

Direksi

  • Direktur Utama: Jason Greive
  • Direktur: Titien Supeno

Model Bisnis & Layanan

  • Penambangan: Operasi penambangan nikel dan kobalt melalui tambang Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Konawe, Sulawesi Tenggara, dengan cadangan sekitar 13,8 juta ton nikel dan 1 juta ton kobalt.
  • Pengolahan: Pengolahan bijih nikel menjadi Nickel Pig Iron (NPI) melalui smelter RKEF di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), dan produksi Nickel Matte untuk bahan baku baterai EV.
  • Proyek AIM: Pengembangan pabrik pengolahan Acid Iron Metal (AIM) yang memproduksi asam dan uap untuk mendukung pabrik HPAL serta menghasilkan logam lain seperti tembaga, emas, dan besi.
  • Industri Terintegrasi: Pengembangan Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) seluas 3.500 hektar untuk mendukung ekosistem industri nikel dan baterai di Indonesia.

Informasi Tambahan

  • Harga Saham (per 5 Juni 2025): Rp 486
  • Rentang Harga 52 Minggu: Rp 238 – Rp 725
  • Kapitalisasi Pasar: Rp 48,81 triliun
  • Pendapatan (FY 2024): Rp 29,23 triliun
  • Laba Bersih (FY 2024): Rp 360,98 miliar
  • Marjin Laba Bersih: 1,23%
  • Jumlah Karyawan: ±3.790
  • Dividen: Tidak membagikan dividen hingga saat ini

Rekomendasi

MBMA menunjukkan prospek pertumbuhan yang kuat di sektor bahan baku baterai kendaraan listrik, didukung oleh cadangan nikel dan kobalt yang besar serta integrasi vertikal dari penambangan hingga pengolahan. Namun, investor perlu mempertimbangkan fluktuasi harga komoditas global dan tantangan dalam pengembangan proyek-proyek baru.

Kesimpulan

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) merupakan pemain strategis dalam rantai pasok baterai EV global, dengan fokus pada keberlanjutan dan pengembangan industri hilir di Indonesia. Dengan portofolio aset yang kuat dan dukungan dari grup Merdeka, MBMA berpotensi menjadi pemimpin dalam industri bahan baku baterai di Asia Tenggara.

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Data dan informasi yang disajikan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru dari masing-masing emiten. Pembaca disarankan untuk merujuk ke situs resmi emiten terkait atau Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk memperoleh data yang paling mutakhir sebelum mengambil keputusan investasi.

Related Post