PT Bank BTPN Syariah Tbk (kode saham: BTPS) adalah bank syariah yang fokus pada pembiayaan mikro dan produktif berdasarkan prinsip murabahah. Beroperasi sejak 2018 sebagai spin-off dari BTPN, bank ini mempunyai jaringan cabang yang solid dan basis nasabah yang loyal di segmen mikro syariah.
Profil Perusahaan
- Nama Perusahaan: PT Bank BTPN Syariah Tbk
- Kode Saham: BTPS
- Didirikan: 1991; menjadi publik sejak 8 Mei 2018
- Sektor: Keuangan
- Industri: Perbankan Syariah
- Jumlah Saham Beredar: ~7,7 miliar lembar
- Kapitalisasi Pasar: sekitar Rp 7,6 triliun (April 2025)
- Alamat Kantor Pusat: Menara BTPN, Mega Kuningan, Jakarta Selatan
- Situs Web: https://www.btpnsyariah.com
Struktur Kepemilikan
- PT Bank BTPN Tbk: 70%
- Publik & Institusi Lain: 30%
Layanan Utama
- Pembiayaan mikro produktif syariah (murabahah)
- Tabungan dan deposito syariah
- Internet & mobile banking syariah
- Layanan grup financing dan agent banking
Data Keuangan & Rasio (TTM hingga April 2025)
- Pendapatan (TTM): Rp 3,58 triliun (naik 4,6% YoY)
- Laba Bersih (TTM): Rp 1,06 triliun (turun 1,8%)
- P/E Ratio: sekitar 7×–8×; di bawah rata‑rata historis 15‑an×
- P/BV: ±0,8×
- ROE: ~11,7%
- ROA: ~4,9%
- Dividend Yield: ±7% (dividen Rp 70/saham); yield historis stabil 4–7%
- Loan-to-Deposit Ratio: Efisien; cadangan NPL aman sekitar 3,1%
- CAR, LCR: Solid; D/E rendah (~0,02×)
Rekomendasi
BTPS menarik bagi investor berburu valuasi murah (P/E hanya ~7–8×) dan yield dividen tinggi (~7%). Dengan niche kuat di pembiayaan mikro syariah, ROE di atas 11%, dan risiko kredit terkendali, bank ini tergolong stabil dan cocok untuk portofolio income + nilai. Sangat cocok bagi investor konservatif yang ingin imbal hasil reguler dengan profil risiko moderat.
Kesimpulan
PT Bank BTPN Syariah Tbk adalah bank syariah mikro produktif dengan fundamental kuat: valuasi undervalued, profitabilitas tinggi, dan tata kelola keuangan sehat. Sebagai bagian dari BTPN, dukungan sumber daya dan strategi inklusi digital memberi keunggulan kompetitif jangka panjang.
Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif dan menggunakan data publik hingga April 2025. Angka dapat berubah, pastikan merujuk pada laporan resmi BTPS dan Bursa Efek Indonesia sebelum membuat keputusan investasi.








