Cara Beli Saham Pertama Kamu di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Mudah dan Aman

Jamey

05/22/2025

3
Min Read

Setelah belajar dasar-dasar tentang saham, mungkin kamu mulai bertanya: “Gimana sih caranya beli saham pertama kali?”

Ternyata, beli saham itu tidak sesulit yang dibayangkan. Bahkan, kamu bisa mulai langsung dari HP! Artikel ini akan memandu kamu, langkah demi langkah, untuk membeli saham pertama kamu di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara mudah dan aman.

1. Syarat Dasar untuk Beli Saham

Sebelum mulai, pastikan kamu sudah memiliki:

  • KTP dan NPWP (jika ada)
  • Rekening bank aktif
  • Smartphone dan koneksi internet
  • Modal awal (tidak harus besar, mulai dari Rp100.000 juga bisa)

2. Buka Rekening Saham (Rekening Efek)

Langkah pertama: kamu harus buka rekening efek melalui perusahaan sekuritas atau broker saham. Beberapa sekuritas populer di Indonesia antara lain:

  • Ajaib Sekuritas
  • Stockbit (partner Sinarmas Sekuritas)
  • Mirae Asset Sekuritas
  • BIONS (BNI Sekuritas)
  • IPOT (Indo Premier Sekuritas)

Prosesnya bisa 100% online. Kamu tinggal download aplikasinya, isi data, unggah dokumen (KTP, NPWP jika ada), dan tunggu akun disetujui. Biasanya butuh waktu 1–3 hari kerja.

3. Setor Dana ke Rekening RDN

Setelah akun aktif, kamu akan mendapatkan Rekening Dana Nasabah (RDN). Ini seperti “dompet khusus” untuk beli saham. Kamu harus transfer uang ke RDN sebelum bisa mulai transaksi.

Minimal transfer tergantung sekuritas. Beberapa membolehkan mulai dari Rp10.000, yang lain Rp100.000. Pastikan nominalnya cukup untuk beli saham + biaya transaksi.

4. Cari Saham yang Ingin Dibeli

Gunakan aplikasi sekuritas kamu untuk mencari saham. Kamu bisa cari berdasarkan kode saham (contoh: BBCA, TLKM, BBRI), nama perusahaan, atau lihat daftar saham yang tersedia.

Sebelum beli, baca dulu informasi seperti:

  • Harga saat ini (harga per lembar)
  • Grafik pergerakan harga
  • Berita terkait
  • Profil dan kinerja perusahaan

5. Mulai Beli Saham

Kalau sudah yakin, kamu bisa langsung melakukan pembelian saham:

  • Masukkan kode saham yang kamu pilih
  • Tentukan jumlah lot (1 lot = 100 lembar saham)
  • Pilih harga beli atau langsung beli di harga pasar (market order)
  • Konfirmasi dan kirim order

Contoh: Kamu ingin beli saham BBRI sebanyak 1 lot dengan harga Rp4.500/lembar. Maka kamu perlu dana Rp450.000 + biaya transaksi (sekitar 0.15%–0.3%).

6. Pantau Sahammu

Setelah pembelian berhasil, kamu bisa melihat saham tersebut di portofolio kamu. Dari sini kamu bisa:

  • Melihat perkembangan harganya
  • Menjual saham kapan pun
  • Menerima dividen jika perusahaan membagikannya

Ingat, saham bisa naik dan turun. Jadi penting untuk belajar terus dan tidak panik saat harga turun sementara.

7. Biaya-Biaya yang Perlu Kamu Tahu

  • Biaya beli saham: Sekitar 0.15%–0.18% dari nilai transaksi
  • Biaya jual saham: Sekitar 0.25%–0.3% dari nilai transaksi
  • Pajak dividen: Biasanya 10% (dipotong otomatis)

Tips Aman untuk Pemula

  • Mulai dari saham blue chip atau reksa dana saham (untuk pemula banget)
  • Gunakan uang dingin, bukan uang kebutuhan sehari-hari
  • Jangan terburu-buru, belajar analisa perlahan
  • Ikuti berita dan pelajari laporan keuangan dasar

Kesimpulan

Beli saham di BEI sekarang sudah sangat mudah, bahkan bisa dilakukan lewat smartphone dalam hitungan menit. Tapi tetap ingat: investasi bukan soal cepat-cepat kaya, tapi soal disiplin dan sabar.

Saran PundiPundi: Lakukan pembelian pertama kamu sebagai pengalaman belajar. Pilih saham yang stabil, baca-baca dulu, dan pelajari cara kerja pasar. Jangan langsung kejar cuan besar!

Di artikel berikutnya, kita akan bahas: “Cara Menjual Saham: Kapan Waktu yang Tepat dan Bagaimana Caranya”.

Terus ikuti panduan saham PundiPundi. Belajar bareng, tumbuh bareng, dan jadi investor yang makin paham dan bijak.

Related Post