Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri, Risiko, dan Cara Menghindarinya!

Jamey

05/20/2025

3
Min Read

Kalau kamu baru belajar saham, mungkin pernah dengar istilah saham gorengan. Sekilas terdengar lucu, tapi sebenarnya istilah ini punya makna serius. Saham gorengan bisa bikin kamu cepat untung, tapi juga bisa bikin boncos dalam waktu singkat!

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu saham gorengan, ciri-cirinya, kenapa saham ini berbahaya, dan bagaimana cara menghindarinya. Yuk belajar supaya nggak salah langkah!

1. Apa Itu Saham Gorengan?

Saham gorengan adalah saham yang harganya sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan ilusi bahwa saham tersebut ramai dan menguntungkan.

Biasanya saham jenis ini berasal dari perusahaan kecil atau tidak jelas kinerjanya, tapi harganya bisa naik-turun drastis dalam waktu singkat. Pergerakannya tidak berdasarkan kinerja perusahaan, tapi karena spekulasi atau manipulasi.

2. Mengapa Disebut “Gorengan”?

Ibarat makanan yang digoreng, saham jenis ini dibuat kelihatan “renyah” dan menarik di luar, padahal dalamnya belum tentu sehat. Harga sahamnya sengaja “digoreng” agar tampak menggiurkan padahal risikonya tinggi.

3. Ciri-Ciri Saham Gorengan

Agar kamu bisa lebih waspada, kenali ciri-ciri saham gorengan berikut ini:

  • Volume transaksi tiba-tiba melonjak drastis padahal sebelumnya sepi.
  • Harga naik turun sangat cepat tanpa ada berita atau fundamental jelas.
  • Bukan bagian dari indeks utama seperti LQ45 atau IDX30.
  • Kinerja perusahaan buruk atau tidak jelas, misalnya belum untung atau bahkan rugi bertahun-tahun.
  • Market cap kecil dan pemilik saham mayoritas terkonsentrasi.
  • Banyak dibicarakan di forum atau grup investasi tanpa analisa yang jelas (biasanya disertai ajakan FOMO).

4. Bahaya Saham Gorengan

Investasi di saham gorengan sangat berisiko, apalagi jika kamu belum berpengalaman. Berikut beberapa bahayanya:

  • Harga bisa anjlok tiba-tiba tanpa alasan.
  • Sulit dijual karena tidak ada pembeli saat panic selling.
  • Rawan dimanipulasi oleh pihak-pihak berkepentingan (bandar).
  • Bisa membuat kamu rugi besar dalam waktu singkat.

5. Contoh Saham Gorengan

Saya tidak akan menyebut nama saham spesifik karena bisa berubah dari waktu ke waktu. Tapi umumnya, saham gorengan punya karakteristik:

  • Kode saham hanya 3-4 huruf yang asing atau tidak dikenal luas.
  • Harga saham sangat murah (misalnya di bawah Rp 100 per lembar).
  • Tidak ada laporan keuangan yang solid atau sulit diakses.

6. Cara Menghindari Saham Gorengan

Berikut beberapa tips agar kamu tidak terjebak saham gorengan:

  • Selalu cek fundamental perusahaan sebelum beli saham.
  • Hindari saham yang tiba-tiba ramai dibahas tanpa alasan yang jelas.
  • Pilih saham dari perusahaan besar dan dikenal luas.
  • Gunakan analisa, bukan emosi atau ajakan orang lain.
  • Belajar membaca laporan keuangan dasar (akan dibahas di artikel lain).

7. Apakah Semua Saham Murah Itu Gorengan?

Tidak selalu. Saham dengan harga murah belum tentu gorengan. Ada saham bagus yang harganya memang masih rendah karena valuasi atau sektor bisnisnya belum berkembang. Tapi hati-hati — kamu tetap harus analisa dan cari tahu alasannya.

Kesimpulan

Saham gorengan terlihat menggoda karena naiknya cepat, tapi juga bisa bikin rugi dalam sekejap. Untuk pemula, sebaiknya hindari jenis saham ini sampai kamu benar-benar paham risiko dan cara mengelolanya.

Saran fokus dulu pada saham-saham yang punya fundamental bagus dan stabil. Kalau pun tertarik saham murah, pastikan kamu sudah paham betul tentang perusahaan tersebut dan tidak hanya ikut-ikutan.

Yuk lanjut belajar saham bareng PundiPundi! Jadi investor cerdas dimulai dari pengetahuan yang benar.

Related Post