Apa Itu Saham? Panduan Lengkap Memahami Investasi Saham untuk Pemula dari Nol

Pundi Pundi

05/14/2025

3
Min Read
a laptop with a graph on the screen

Masih bingung apa itu saham? Kamu tidak sendiri. Banyak orang menganggap investasi saham itu rumit, hanya untuk orang kaya, atau harus jago matematika. Padahal, saham bisa dipahami dan dimulai oleh siapa saja, bahkan dengan modal kecil. Artikel ini akan membimbing kamu memahami saham dari nol, dengan bahasa yang sederhana dan contoh nyata.

Apa Itu Saham?

Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Ketika kamu membeli saham, artinya kamu membeli sebagian kecil dari perusahaan itu. Jadi, secara tidak langsung kamu menjadi pemilik atau pemegang saham.

Contohnya begini: misalkan kamu beli saham PT ABC sebanyak 100 lembar. Artinya, kamu ikut memiliki perusahaan PT ABC, meskipun cuma sedikit. Kalau perusahaan itu untung, kamu bisa dapat bagian keuntungan. Kalau rugi, kamu juga bisa ikut merasakan dampaknya melalui penurunan harga saham.

Kenapa Perusahaan Menjual Saham?

Perusahaan menjual saham untuk mendapatkan dana dari masyarakat. Dana ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti memperluas usaha, membeli alat produksi, atau membayar utang. Proses perusahaan pertama kali menjual saham ke publik disebut IPO (Initial Public Offering).

Kenapa Investor Tertarik Membeli Saham?

Investor membeli saham karena berharap mendapat keuntungan di masa depan. Ada dua jenis keuntungan utama dari investasi saham:

  • Capital gain: keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual saham. Misalnya beli saham seharga Rp1.000, lalu dijual saat harganya Rp1.500. Selisih Rp500 itu adalah capital gain.
  • Dividen: pembagian keuntungan dari perusahaan kepada pemegang saham, biasanya setiap tahun. Tapi tidak semua perusahaan rutin membagikan dividen.

Apakah Saham Itu Aman?

Setiap investasi pasti ada risiko. Saham termasuk investasi berisiko tinggi, karena harga saham bisa naik turun tergantung kondisi pasar, kinerja perusahaan, dan ekonomi secara umum. Tapi dengan pengetahuan yang cukup dan strategi yang tepat, risiko ini bisa dikelola.

Analogi Sederhana:

Bayangkan kamu buka usaha warung kopi bareng teman-temanmu. Modalnya dibagi rata. Saat usaha untung, kamu dapat bagian. Tapi kalau usaha sepi, kamu juga ikut rugi. Saham juga seperti itu, hanya saja skala dan sistemnya lebih besar karena melibatkan perusahaan publik dan pasar modal.

Berapa Modal Awal untuk Mulai Investasi Saham?

Sekarang kamu bisa mulai investasi saham dengan modal mulai dari Rp100.000 atau bahkan kurang, tergantung harga saham yang dibeli. Tidak perlu jutaan rupiah untuk memulai. Tapi yang penting, kamu paham dulu cara kerjanya sebelum masuk terlalu dalam.

Dimana Bisa Membeli Saham?

Kamu bisa beli saham lewat aplikasi sekuritas yang terdaftar resmi di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Beberapa contoh sekuritas populer di Indonesia adalah Bibit, Ajaib, Stockbit, Mirae Asset, BNI Sekuritas, dan lainnya.

Apakah Investasi Saham Cocok untuk Pemula?

Jawabannya: Ya, asal kamu mau belajar dulu. Saham cocok untuk pemula yang:

  • Ingin investasi jangka panjang (di atas 5 tahun)
  • Siap belajar dan tidak terburu-buru mencari untung
  • Sudah punya dana darurat dan tidak memakai uang kebutuhan pokok untuk investasi

Kesimpulan

Saham adalah instrumen investasi yang bisa memberikan keuntungan besar dalam jangka panjang, tapi juga punya risiko yang harus dipahami. Dengan belajar pelan-pelan, kamu bisa mulai investasi saham dengan percaya diri. Artikel ini baru permulaan. Di seri berikutnya, kita akan bahas bagaimana cara membeli saham pertama kamu dan tips memilih saham yang cocok untuk pemula.

Terus ikuti PundiPundi.com untuk belajar saham dengan cara yang sederhana dan membumi!

Related Post