Apa Itu Underwriting dalam Asuransi? Fungsi, Proses, dan Contohnya untuk Pemula

Jamey

05/22/2025

3
Min Read

Saat kamu mengajukan asuransi, baik itu asuransi jiwa, kesehatan, atau lainnya, ada satu proses penting yang akan dilakukan oleh pihak asuransi sebelum menerima pengajuanmu. Proses itu disebut underwriting.

Bagi banyak orang awam, istilah ini terdengar asing. Tapi sebenarnya underwriting sangat menentukan apakah pengajuan asuransimu disetujui, ditolak, atau dikenakan syarat tambahan.

Di artikel ini, kita akan membahas secara lengkap dan sederhana apa itu underwriting, mengapa penting, bagaimana prosesnya, serta contoh nyata agar kamu bisa lebih paham.

Apa Itu Underwriting dalam Asuransi?

Underwriting adalah proses penilaian risiko yang dilakukan oleh perusahaan asuransi terhadap calon pemegang polis sebelum menyetujui pengajuan asuransi. Tujuannya adalah untuk menilai seberapa besar risiko yang ditanggung oleh perusahaan jika memberikan perlindungan kepada kamu.

Jadi, underwriting ibarat “penyaringan” untuk melihat:

  • Apakah kamu layak diberikan perlindungan asuransi?
  • Berapa besar premi yang harus kamu bayar?
  • Apakah perlu syarat tambahan atau pengecualian khusus?

Siapa yang Melakukan Underwriting?

Proses underwriting dilakukan oleh underwriter, yaitu staf profesional di perusahaan asuransi yang memiliki keahlian menilai risiko berdasarkan data medis, keuangan, dan gaya hidup calon nasabah.

Fungsi Underwriting dalam Asuransi

Berikut beberapa fungsi penting underwriting:

  • Menilai risiko: menyesuaikan premi dan manfaat berdasarkan risiko calon nasabah.
  • Menentukan kelayakan: apakah calon nasabah memenuhi syarat untuk diasuransikan.
  • Melindungi perusahaan: agar tidak mengalami kerugian karena salah dalam menilai risiko.
  • Menentukan persyaratan khusus: misalnya penambahan premi (extra charge) atau pengecualian penyakit tertentu.

Faktor-Faktor yang Dinilai dalam Proses Underwriting

Beberapa hal yang biasa dinilai oleh underwriter tergantung jenis asuransi. Misalnya:

Untuk Asuransi Jiwa

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
  • Gaya hidup (merokok, olahraga, hobi ekstrem, dll)
  • Pekerjaan (pekerjaan berisiko tinggi biasanya dikenakan premi lebih tinggi)

Untuk Asuransi Kesehatan

  • Penyakit yang sedang atau pernah diderita
  • Obat yang sedang dikonsumsi
  • Riwayat rawat inap

Untuk Asuransi Kendaraan

  • Tahun dan kondisi kendaraan
  • Lokasi tempat tinggal
  • Penggunaan harian (pribadi atau komersial)
  • Riwayat klaim sebelumnya

Bagaimana Proses Underwriting Dilakukan?

  1. Pengajuan Polis: Kamu mengisi formulir dan menyertakan data pribadi, riwayat kesehatan, dan dokumen pendukung.
  2. Evaluasi oleh Underwriter: Data kamu dianalisis, termasuk kemungkinan diminta pemeriksaan medis tambahan jika diperlukan.
  3. Keputusan: Berdasarkan hasil evaluasi, akan ada salah satu dari 4 kemungkinan:
    • Polis disetujui sesuai pengajuan
    • Polis disetujui dengan syarat (misalnya tambahan premi)
    • Polis disetujui dengan pengecualian (misalnya penyakit tertentu tidak ditanggung)
    • Pengajuan ditolak karena risiko terlalu tinggi

Contoh Nyata Proses Underwriting

Budi (35 tahun) mengajukan asuransi jiwa dengan uang pertanggungan Rp500 juta. Ia tidak merokok, tapi punya riwayat diabetes ringan.

Setelah dianalisis, underwriter memutuskan:

  • Polis disetujui
  • Namun, premi dinaikkan 15% karena risiko kesehatan
  • Budi setuju, dan polis aktif dengan tambahan premi tersebut

Kenapa Penting Memahami Underwriting?

Dengan memahami underwriting, kamu jadi tahu kenapa premi bisa berbeda antara satu orang dan lainnya, serta kenapa ada syarat tambahan.

Kamu juga akan lebih siap menghadapi kemungkinan hasil pengajuan tidak sesuai harapan, dan tidak menganggapnya sebagai penolakan sepihak.

Tips agar Proses Underwriting Lancar

  • Isi formulir dengan jujur dan lengkap
  • Jangan menyembunyikan kondisi kesehatan atau riwayat penyakit
  • Siapkan dokumen medis jika diminta
  • Jika ada ketidaksesuaian, minta penjelasan dari agen atau pihak asuransi

Kesimpulan

Underwriting adalah proses penting dalam asuransi untuk memastikan bahwa perlindungan yang diberikan sesuai dengan profil risiko nasabah. Meskipun terdengar rumit, tujuannya adalah untuk memastikan keadilan bagi semua pihak—baik perusahaan maupun nasabah.

Jadi, jangan kaget kalau pengajuanmu tidak langsung disetujui. Pahami prosesnya, ikuti prosedur dengan jujur, dan konsultasikan jika ada yang kurang jelas.

Related Post