PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) adalah bank swasta terbesar di Indonesia, didirikan pada 21 Februari 1957. Berkantor pusat di Menara BCA, Grand Indonesia, Jakarta, BCA dikenal dengan layanan perbankan digitalnya yang inovatif dan jaringan cabang yang luas. Dengan visi menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat, BCA terus berinovasi dalam dunia perbankan digital.
Profil Perusahaan
- Nama Perusahaan: PT Bank Central Asia Tbk
- Kode Saham: BBCA
- Didirikan pada: 21 Februari 1957
- Tanggal IPO: 31 Mei 2000
- Sektor: Keuangan
- Industri: Perbankan
- Jumlah Saham Beredar: 123.275.050.000 lembar
- Kapitalisasi Pasar: Rp 1.244,83 triliun
- ISIN: ID1000109507
- Alamat Kantor Pusat: Menara BCA, Grand Indonesia, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310
- Situs Web: https://www.bca.co.id
Struktur Kepemilikan
Per 31 Desember 2024, struktur kepemilikan saham BBCA adalah sebagai berikut:
- PT Dwimuria Investama Andalan: 54,94%
- Publik (termasuk investor institusi): 45,06%
PT Dwimuria Investama Andalan dimiliki oleh Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono, menjadikan mereka pemegang saham pengendali terakhir BCA.
Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris
- Presiden Komisaris: Djohan Emir Setijoso
- Komisaris: Tonny Kusnadi
- Komisaris: Cyrillus Harinowo
- Komisaris: Raden Pardede
- Komisaris: Sumantri Slamet
Direksi
- Presiden Direktur: Jahja Setiaatmadja
- Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono
- Wakil Presiden Direktur: Gregory Hendra Lembong
- Direktur: Subur Tan
- Direktur: Rudy Susanto
- Direktur: Lianawaty Suwono
- Direktur: Santoso
- Direktur: Vera Eve Lim
- Direktur: Haryanto Tiara Budiman
- Direktur: Frengky Chandra Kusuma
- Direktur: John Kosasih
- Direktur: Antonius Widodo Mulyono
Anak Perusahaan
- PT BCA Finance
- PT BCA Sekuritas
- PT Bank BCA Syariah
- PT Asuransi Jiwa BCA
- PT Asuransi Umum BCA
- PT Bank Digital BCA
- BCA Finance Limited
- PT Central Capital Ventura
Jaringan Operasional
BCA memiliki jaringan operasional yang luas di seluruh Indonesia, termasuk:
- 1.247 cabang
- 18.268 ATM
- Ratusan ribu mesin EDC
Informasi Tambahan
- Rasio P/E: 20,4x
- Price/Book Value: 4,65x
- Return on Equity (ROE): 23,7%
- Return on Assets (ROA): 3,8%
- Dividen Yield: 3,23%
- EPS: Rp 455,1
Rekomendasi
BBCA merupakan pilihan yang solid bagi investor jangka panjang yang mencari stabilitas dan pertumbuhan moderat. Dengan kinerja keuangan yang konsisten, inovasi digital yang berkelanjutan, dan posisi pasar yang kuat, BBCA menawarkan prospek investasi yang menarik. Saham ini cocok untuk investor konservatif yang mengutamakan kestabilan dan dividen yang konsisten.
Kesimpulan
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) adalah salah satu emiten unggulan di Bursa Efek Indonesia, dengan fundamental yang kuat dan strategi bisnis yang adaptif. Keunggulan dalam layanan digital, jaringan operasional yang luas, dan manajemen yang berpengalaman menjadikan BBCA sebagai pilihan investasi yang menarik. Meskipun menghadapi tantangan dari persaingan dan perubahan regulasi, prospek jangka panjang BBCA tetap positif, menjadikannya pilihan yang layak dipertimbangkan bagi investor yang mencari stabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Data dan informasi yang disajikan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru dari masing-masing emiten. Pembaca disarankan untuk merujuk ke situs resmi emiten terkait atau Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk memperoleh data yang paling mutakhir sebelum mengambil keputusan investasi.








