Kamu tertarik mulai investasi reksa dana, tapi masih bingung: belinya di mana, sih? Apakah harus ke bank? Atau lewat sekuritas? Atau cukup lewat aplikasi di HP? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak pemula juga mengalami kebingungan ini.
Di artikel ini, kita akan bahas secara lengkap berbagai tempat kamu bisa beli reksa dana, kelebihan dan kekurangannya, supaya kamu bisa memilih yang paling cocok buat kamu.
1. Lewat Bank
Beberapa bank besar di Indonesia juga menjual produk reksa dana, seperti BCA, Mandiri, BRI, CIMB Niaga, dan lainnya. Biasanya, bank bertindak sebagai agen penjual reksa dana (APERD).
Kelebihan:
- Sudah terpercaya dan terjamin keamanannya
- Proses pembelian bisa dibantu langsung oleh customer service
- Cocok untuk kamu yang merasa nyaman berurusan langsung dengan pihak bank
Kekurangan:
- Biasanya pilihan reksa dana lebih terbatas
- Biaya beli dan jual bisa lebih mahal dibanding aplikasi
- Kurang fleksibel untuk monitoring, karena tidak real-time seperti di aplikasi
2. Lewat Perusahaan Sekuritas
Perusahaan sekuritas atau perusahaan manajer investasi juga menjual reksa dana langsung, seperti Bareksa, Bibit Sekuritas, Trimegah, Mirae Asset, Mandiri Sekuritas, dan lainnya.
Kelebihan:
- Banyak pilihan reksa dana dari berbagai manajer investasi
- Beberapa sekuritas punya analis yang bisa kasih rekomendasi
- Bisa diakses secara online melalui website atau aplikasi
Kekurangan:
- Ada sekuritas yang minimal deposit awalnya cukup besar
- Proses registrasi kadang lebih rumit dibanding aplikasi reksa dana
- Tidak semua sekuritas ramah pemula
3. Lewat Aplikasi Reksa Dana (Fintech)
Sekarang ini, aplikasi reksa dana seperti Bibit, Bareksa, Ajaib, Pluang, dan Tanamduit makin populer, terutama di kalangan anak muda. Alasannya sederhana: gampang dan praktis!
Kelebihan:
- Registrasi mudah dan bisa langsung dari HP
- UI/UX ramah pengguna dan cocok untuk pemula
- Minimal pembelian rendah (mulai dari Rp10.000)
- Beberapa aplikasi kasih rekomendasi otomatis sesuai profil risiko
- Bisa beli, jual, dan pantau reksa dana kapan pun
Kekurangan:
- Harus punya akses internet dan HP yang memadai
- Harus selektif pilih aplikasi yang legal dan diawasi OJK
- Fitur analisis kadang terbatas untuk pengguna lanjutan
4. Perbandingan Singkat
| Tempat Beli | Kemudahan | Pilihan Produk | Biaya | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|---|
| Bank | Sedang | Terbatas | Relatif mahal | Investor konvensional |
| Sekuritas | Sedang | Lengkap | Bervariasi | Investor yang lebih serius |
| Aplikasi | Sangat mudah | Lengkap | Murah/gratis | Pemula & anak muda |
5. Mana yang Harus Dipilih?
Kalau kamu baru mulai dan pengin yang gampang, fleksibel, dan murah—aplikasi reksa dana seperti Bibit atau Bareksa bisa jadi pilihan terbaik.
Tapi kalau kamu lebih nyaman berurusan langsung dengan bank atau mau layanan lebih personal, kamu bisa pertimbangkan beli lewat bank atau sekuritas.
Kesimpulan
Sekarang beli reksa dana sudah sangat mudah dan bisa disesuaikan dengan kenyamanan kamu. Pilihan tempat belinya bisa lewat bank, sekuritas, atau aplikasi. Setiap tempat punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Yang paling penting, pastikan tempat kamu beli terdaftar dan diawasi OJK, dan pilih produk reksa dana yang sesuai dengan tujuan dan profil risikomu.
Semoga artikel ini membantumu lebih yakin memulai investasi reksa dana. Yuk, terus belajar dan #CerdasKelolaUang bareng PundiPundi!








