Reksa Dana vs Tabungan & Deposito: Mana yang Lebih Untung?

Jamey

05/04/2025

3
Min Read

Kalau kamu lagi cari tempat menyimpan uang yang bisa memberikan hasil lebih dari sekadar “numpang lewat”,
kamu mungkin bingung harus pilih apa: reksa dana, tabungan, atau deposito? Ketiganya sering disebut sebagai
instrumen keuangan yang cocok untuk pemula. Tapi sebenarnya, mana yang paling menguntungkan? Yuk, kita bahas tuntas!

1. Pengertian Singkat Masing-Masing

Reksa Dana

Reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat yang kemudian dikelola oleh manajer investasi
ke dalam berbagai aset seperti saham, obligasi, atau pasar uang. Cocok untuk yang ingin investasi tapi tidak
punya banyak waktu atau pengetahuan teknis.

Tabungan

Tabungan adalah simpanan uang di bank yang bisa diambil kapan saja. Aman, mudah, dan fleksibel, tapi bunga
yang diberikan sangat kecil—sering kali tidak bisa mengimbangi inflasi.

Deposito

Deposito mirip dengan tabungan, tapi dengan jangka waktu tertentu (misalnya 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun).
Bunganya lebih tinggi dari tabungan, tapi uang kamu tidak bisa diambil sewaktu-waktu tanpa penalti.

2. Perbandingan Keuntungan

Instrumen Estimasi Imbal Hasil / Tahun Risiko Likuiditas (Kemudahan Dicairkan)
Tabungan 0,1% – 1% Sangat rendah Sangat tinggi (bisa ditarik kapan saja)
Deposito 3% – 5% Rendah Rendah (ada jangka waktu tetap)
Reksa Dana Pasar Uang 4% – 6% Rendah Tinggi
Reksa Dana Pendapatan Tetap 5% – 8% Menengah Tinggi (butuh waktu pencairan 1-7 hari)
Reksa Dana Saham 10% – 20% Tinggi Menengah

3. Perbandingan dari Sisi Keamanan

  • Tabungan & Deposito dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank.
  • Reksa Dana tidak dijamin oleh LPS, tapi diawasi ketat oleh OJK dan dikelola oleh manajer investasi profesional.
  • Risiko reksa dana bisa dikurangi dengan memilih jenis yang sesuai tujuan dan profil risiko.

4. Mana yang Lebih Cocok untuk Tujuan Finansialmu?

Kapan Pilih Tabungan?

  • Untuk dana darurat yang harus bisa ditarik kapan pun.
  • Jumlah kecil yang digunakan dalam jangka pendek (kurang dari 3 bulan).

Kapan Pilih Deposito?

  • Jika kamu ingin simpanan dengan bunga lebih tinggi dari tabungan, tapi tetap aman.
  • Untuk dana yang tidak akan digunakan dalam beberapa bulan ke depan.

Kapan Pilih Reksa Dana?

  • Saat kamu ingin pertumbuhan dana lebih tinggi dan siap dengan sedikit fluktuasi.
  • Untuk tujuan jangka menengah hingga panjang seperti liburan, pendidikan anak, atau persiapan pensiun.
  • Cocok juga buat pemula yang mau belajar investasi tanpa ribet.

5. Perbandingan Ilustrasi

Misalnya kamu punya Rp10 juta yang akan kamu simpan selama 1 tahun. Berikut ilustrasi hasil akhirnya:

  • Tabungan (bunga 0,5%) → Hasil akhir: ± Rp10.050.000
  • Deposito (bunga 4%) → Hasil akhir: ± Rp10.400.000 (belum dipotong pajak 20%)
  • Reksa Dana Pasar Uang (return 5%) → Hasil akhir: ± Rp10.500.000
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap (return 7%) → Hasil akhir: ± Rp10.700.000

Catatan: Reksa dana memiliki potensi naik dan turun, tidak menjamin return tetap.

6. Jadi, Mana yang Lebih Untung?

Tidak ada satu jawaban mutlak. Semuanya tergantung kebutuhan, tujuan, dan toleransi risiko kamu.

  • Kalau kamu cari aman dan likuid, tabungan jawabannya.
  • Kalau kamu ingin hasil sedikit lebih besar dengan keamanan tinggi, deposito bisa dipertimbangkan.
  • Kalau kamu ingin pertumbuhan dana lebih cepat, dan siap dengan risiko fluktuasi, reksa dana lebih unggul.

Kesimpulan

Pilihan terbaik adalah yang sesuai dengan kondisi keuangan dan tujuanmu.
Banyak orang menggabungkan semuanya: tabungan untuk kebutuhan harian, deposito untuk simpanan jangka pendek,
dan reksa dana untuk tujuan jangka menengah hingga panjang.

Jadi, kamu tidak harus memilih salah satu. Justru dengan kombinasi yang tepat, keuanganmu akan lebih seimbang dan terarah!

Yuk mulai rencanakan keuanganmu dari sekarang!

Related Post