Bagaimana Cara Kerja Reksa Dana? (Dengan Ilustrasi Sederhana)

Jamey

04/24/2025

2
Min Read

Banyak orang ingin mulai investasi reksa dana, tapi belum benar-benar paham cara kerjanya. Gimana uang kita diputar? Siapa yang mengelola? Dan apa yang sebenarnya terjadi setelah kita klik “beli”? Nah, artikel ini akan membahas semuanya dengan ilustrasi sederhana supaya kamu lebih mudah paham.

Ilustrasi Sederhana: Ibarat Arisan Investasi

Bayangin kamu dan 99 orang lain ikut arisan investasi. Masing-masing orang nyetor Rp1 juta, jadi total terkumpul Rp100 juta. Nah, arisan ini punya pengelola profesional — sebut saja namanya Pak Dani (alias manajer investasi).

Tugas Pak Dani adalah memutar uang Rp100 juta itu ke berbagai instrumen: sebagian dibelikan saham, sebagian lagi ke obligasi, dan sebagian disimpan di deposito (pasar uang). Semua sesuai strategi dan tujuan investasi yang sudah ditentukan.

Proses Kerja Reksa Dana Secara Umum

  1. Kamu beli unit reksa dana lewat aplikasi, bank, atau agen penjual (APERD).
  2. Uang kamu dikumpulkan bersama dana dari investor lain.
  3. Manajer investasi mengelola dana tersebut dengan membeli berbagai aset (saham, obligasi, dll).
  4. Kustodian menyimpan dan mencatat semua transaksi, agar aman dan transparan.
  5. NAB (nilai aktiva bersih) naik turun tergantung hasil pengelolaan.
  6. Kamu bisa menjual kembali (redeem) unit reksa dana kapan saja sesuai harga NAB saat itu.

Contoh Simulasi Nyata

Misalnya kamu beli reksa dana saham senilai Rp1.000.000. Saat itu NAB/unit adalah Rp2.000, jadi kamu dapat 500 unit. Setelah 1 tahun, NAB naik jadi Rp2.300. Artinya nilai investasimu menjadi:

500 unit x Rp2.300 = Rp1.150.000

Kamu untung Rp150.000 tanpa harus analisis saham atau mantau pasar setiap hari. Semua sudah dikerjakan oleh manajer investasi.

Kenapa Reksa Dana Cocok untuk Pemula?

  • Mudah diakses: Bisa mulai dari Rp10.000 lewat aplikasi.
  • Dikelola profesional: Cocok untuk yang nggak punya waktu atau pengetahuan mendalam.
  • Risiko tersebar: Uang kamu diinvestasikan ke banyak aset, jadi lebih aman.

Siapa Saja yang Terlibat?

  • Investor: Kamu dan ribuan orang lain yang beli reksa dana.
  • Manajer Investasi: Pengelola dana kamu secara profesional.
  • Kustodian: Penjaga aset, mencatat semua transaksi secara transparan.
  • APERD: Agen penjual reksa dana seperti bank atau platform digital.

Kesimpulan

Reksa dana bekerja dengan cara mengumpulkan uang dari banyak investor, lalu dikelola oleh manajer investasi ke berbagai instrumen sesuai jenis reksa dananya. Kamu tinggal duduk manis, dan biarkan uangmu bekerja.

Di artikel selanjutnya, kita akan bahas lebih dekat tentang siapa itu Manajer Investasi — perannya, keahliannya, dan kenapa penting banget memilih MI yang tepat. Sampai jumpa di artikel ke-7!

Related Post